Menu Close

Ini Dia Alasan Camping Gili Ketapang Di Tutup

camping gili ketapang

Ini Dia Alasan Camping Gili Ketapang Di Tutup – Siapa sih yang gak tau Pulau Gili Ketapang ? eits bukan gili yang berada di lombok loh, pulau gili ketapang juga tidak kalah putih pasirnya dan juga airnya yang bening seperti hijau toska pemandangan air lautnya pun sungguh mempesona, pulau gili ketapang sangat dikenal oleh masyarakat probolinggo karena letaknya tidak jauh dari kota, hanya menyebrang melalui pelabuhan tanjung tembaga akan sampai dengan durasi 30 menit dengan menggunkanj perahu motor, banyak setiap harinya penduduk Gili Ketapang yang mondar mandir dengan menyebrangi selat ini hanya ingin beraktifitas seperti bekerja, belanja maupun kegiatan yang lain tidak hanya itu semenjak Pulau ini dibuka untuk snorkeling banyak wisatawan berdatangan hanya untuk menikmati pantai nya tidak hanya itu pernah diadakan atau menjual paket camping Gili Ketapang oleh pemuda pemuda Gili Ketapang namun akhir-akhir sudah tidak di izinkan dengan adanya beberapa alasan salah satunya adalah dengan harus sesuai dengan norma agama, adat istiadat, budaya, dan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat pulau gili ketapang.

PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Pemerintah Kabupaten Problinggo melalui Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar), mendatangi wisata snorkeling di Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Rabu (23/8/2017) sore.

Kedatangannya itu untuk meninjau langsung wisata snorkeling yang baru saja merenggut nyawa seorang wisatawan asal Sidoarjo, Andi Nanda Kasih Hidayatullah, akhir pekan lalu. Andi meninggal bukan karena sedang snorkling, tapi disapu ombak besar saat selfie bersama temannya, sebelum snorkeling.

Kepala Disporabudpar Kabupaten Probolinggo M Sidik Widjanarko mengungkapkan, pihaknya sudah bertemu dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pulau Gili Ketapang, beberapa masyarakat, dan Kepala Desa Gili Ketapang.

“Dalam pertemuan itu, kami meminta kepada pokdarwis untuk segera mengurus perizinan. Untuk sementara ini, biarkan wisata snorkling ditutup dulu saja, sampai waktu yang belum ditentukan,” terangnya kepada PANTURA7.com

Pihaknya, lanjut Sidik, juga memberikan sembilan poin yang harus dilaksanakan dan dikerjakan pokdarwis. Sembilan itu akan menentukan nasib wisata snorkeling tersebut ke depannya.

Pertama, usulan pelaksanaan wisata syariah Gili Ketapang. Kedua, wisata syariah ini harus sesuai dengan norma agama, adat istiadat, budaya, dan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat.

“Jadi bagi yang berkunjung pakaian harus sopan sesuai dengan masyarakat islam Gili Ketapang dan tidak boleh berpakaian mini di atas lutut khusus perempuan,” tutur mantan Kadisperindag ini.

Poin selanjutnya adalah terkait pelaksanaan wisata, yang kini mulai pukul 06.00 – 17.15 Wib. Tempat wisatawan laki-laki dan perempuan rencananya akan dipisah. Pengelolanya wisata syariah ini pun nantinya harus warga setempat, bukan orang luar daerah.

Sidik menambahkan, diantara sembilan poin itu, juga ada himbauan kepada siapapun untuk tidak mendirikan home stay di Gili Ketapang. Wisatawan dilarang melaksanakan camping di pesisir pantai atau bermalam di sana menggunakan tenda.

itulah yang menjadi alasan mengapa camping di gili Ketapang ditutup, semoga kita berharap dengan adanya solusi yang baik agar Pantai Gili Ketapang  bisa maksimal dan bisa mendirikan camping disana, sekian terimakasih telah berkunjung ke Website kami Official Agent Travel Snorkeling Gili Ketapang